• 28

    Apr

    pindahan

    Karena alasan kesibukan yang akhir-akhir ini makin membludak,*alesan, padahal kerjanya cuma tidur dan nonton konsersehingga berimbas blog saya jadi terbengkalai.*salah sendiri, ngurus blog ampe 5 biji  Untuk lebih memudahkan dan efisiensi waktu serta tenaga, jadi dengan berat hati saya akhirnya memindahkan blog yang isinya kerandoman dan keluhan nggak penting [haha!] ini ke platform yang sama seperti blog-blog saya yang lain. Jadi, untuk postingan selanjutnya saya akan menumpahkan keluhan dan ke-Ge-Je-an ke SINI   Meski belum sempat potong tumpeng dan masak bubur merah bubur putih, semoga kepindahan ini memberikan banyak berkah dan saya lebih rajin nyampah berbagai hal random :)   See you in new platform!
  • 13

    Apr

    salary dan beban kerja yang tidak seimbang

    Jadi ceritanya sejak dua bulan lalu kantor kita kedatangan sekertaris baru (kita sebut saja dia Mawar), cewek, usia 34-an, orang Jepang tapi nikah sama orang Indonesia dan menetap disini.Meski tittle-nya sekertaris untuk Presdir, tapi dari segi jobdesk HARUSNYA dia ngehandle interpreter/translate, keperluan para expatriat Jepang tidak hanya Presdir, tapi semua orang Jepang mulai dari tiket pesawat, kartu kredit, booking hotel, golf sampai pritilan-pritilan lainnya. Sebelum si Mawar ini datang, posisi sekertaris mengalami kekosongan selama kurang lebih 2 bulan dan mau tidak mau aku yang harus handle semua kerjaannya. Kerja dua kali lipat, dengan salary tetap dan fasilitas begitu-begitu aja. Yah, anggaplah loyalitas dan tetap bersyukur dengan apa yang didapat karena di luar sana masih banya
  • 11

    Apr

    sendiri

    Aku suka pergi belanja sendiri, karena tidak perlu khawatir ada orang yang kesal menungguku belanja lama-lama.Aku suka pergi makan sendiri, karena bisa makan di tempat yang kusuka.Aku suka ke bioskop sendiri, karena bisa menikmati film tanpa harus terganggu.Aku suka nongkrong ke cafe sendiri, karena bisa menikmati kopi kesukaanku sambil menulis blog atau baca Aku suka traveling sendiri, karena bisa membuatku lebih mandiri dan menjelajah sesuka hati.   Tapi, Aku tidak suka saat harus bekerja sendiri,tanpa support, tanpa bantuan, tanpa ada orang yang bisa diajak diskusi. Aku cuma manusia biasa, bukan wonder women yang bisa menghandle semua kerjaan seorang diri. Dulu, tiga orang interpreter dan satu orang sekertaris, termasuk aku total lima orang saling support dan menjadi satu t
  • 8

    Apr

    muak

    Saya muak dengan president director yang egoisnya kebangetan dan cuma mau menang sendiri, muak ketika dia dengan sok berkuasa memerintah ini-itu tapi sebaliknya hanya bisa diam di kandang dan ketakutan sendiri ketika harus berhadapan dengan ketua serikat. Muak ketika dia dengan seenaknya memarahi bawahannya sendiri sampai mempermalukannya di depan banyak orang tapi dia sendiri menunduk-nunduk dan menjilat ketika berhadapan dengan CEO dari Jepang.Muak ketika dengan diktatornya melarang karyawan minum air mineral botol yang disediakan perusahaan dengan alasan cost down, padahal harga air minum botol hanya 4000perak, sedangkan dia dengan hedonnya membeli karangan bunga seharga jutaan rupiah hanya untuk dipajang di lobi di pagi hari dan kemudian dibuang sore harinya. Saya muak dengan sek
  • 4

    Apr

    Nara; Mari Melihat Rusa!

    [12-Mar-16] Karena hari ini rencananya hanya explore Nara dan pergi agak siangan, kedua bolang yang biasanya udah siap dari subuh, pagi itu masih selimutan dan bermimpi indah.Setelah sholat subuh pun, bukannya mandi, udara Osaka yang dingin menusuk membuatku kembali ke balik selimut. Sekitar jam 8, kedua bolang sudah mandi dan siap melanjutkan petualangannya di hari ke-3. Sebetulnya, di itine rencananya kami mau ke Kobe.Tapi, mengingat kondisi kaki yang gempor, sisa mendaki dari Fushimi Inari kemarin masih nyut-nyut-an, maka itine pun kami ubah ke area yang lebih dekat : NARA! Dari Osaka, tepatnya Morinomiya kita cukup pake kereta sekitar 10 menit menuju Nara Station.Di Nara Station, sama seperti saat di Kyoto, kami memutuskan untuk menggunakan One Day Pass seharga 500 Yen (sekitar 50ribu
  • 30

    Mar

    your gesture

    Aku suka melihatmu di pagi hari dengan mata masih mengantuk dan baju sedikit kusut. Aku suka melihatmu mengacak-acak rambutmu sendiri ketika kebingungan atau pusing menghadapi sesuatu. Aku suka warna rambutmu yang kecoklatan, apalagi kalau kupandangi dari belakang. Aku suka matamu, meski tidak begitu besar karena menandakan kamu adalah penduduk dari negeri sebrang. Aku suka melihatmu saat berpikir sambil memasukkan tangan ke dalam saku. Aku suka melihat kemeja pink-mu yang imut dan cocok dikenakan olehmu. Aku suka ekspresi-mu ketika diam-diam bermain game saat jam kerja. Aku suka cara bicaramu yang tidak terlalu formal, tapi enak diajak ngobrol. Aku suka caramu bersikap ramah kepada setiap orang yang kamu temui, dengan menyalami mereka, menepuk pundak, bahkan memberi pelukan hanga
  • 30

    Mar

    dua minggu

    Dua minggu.Selalu dua minggu.Tahun lalu, tahun ini pun. Sama.Hanya dua minggu waktu yang diberikan untukku. Dua minggu di tahun lalu, di tengah kosongnya hati ini, di saat rasa ini tidak mau terganggu oleh rasa apapun yang nantinya akan merepotkan, di kala aku tidak mau memikirkan hal yang berhubungan dengan rasa dan hati, tiba-tiba kamu menyusup masuk, tanpa bisa ditahan dan ditolak. Inginku bisa menikmati dan merasakan lebih lama, tapi waktu yang Tuhan berikan hanya dua minggu. Kali ini pun, sama seperti tahun lalu, hanya dua minggu.Hari pertama, aku tidak peduli.Hari kedua entah kenapa suasana jadi terasa menyenangkan.Hari ketiga rasanya tak ingin jauh-jauh.Dan entah apa lagi yang terjadi hingga hari keempat belas nanti. Meski aku tahu dari awal, waktuku tidak banyak dan hanya akan me
  • 30

    Mar

    skin head

    Seminggu terakhir ini di kantor lagi booming skin head alias botak.Dari semua karyawan cowok yang ada, sekitar 85%-nya dibotakin, mulai dari botak dengan sisa rambut cuma 1 senti, sampe bener–bener plontos. Selidik punya selidik, rupanya ajang botak rame-rame ini adalah acara pamer para anggota serikat pekerja buat menunjukkan power dan kekuasaan mereka, bahwa mereka bisa kompak dengan cara ngebotakin rame-rame. Para director Jepang yang ngeliat fenomena ini mulai khawatir.Pasalnya, di Jepang itu kalo ada yang orang yang mencukur habis rambutnya hingga plontos, itu artinya dia sudah melakukan kesalahan besar dan untuk menebus kesalahannya si orang tersebut membabat habis rambutnya.Makanya, ketika ngeliat banyak karyawan cowok yang tiba-tiba jadi upin-ipin, orang-orang Jepang jadinya
  • 26

    Mar

    Yura - Tottori; Kota Dimana Kamu Bisa Bertemu Conan!

    (11-Mar-16) Sebetulnya, Tottori sebelumnya nggak ada di dalam itine. Pertama, jaraknya cukup jauh dan aku nggak begitu tahu ada spot wisata apa yang ada di Tottori.Tapi, begitu baca liputan para blogger yang pernah kesini, bahwa di Tottori tepatnya di Yura ada Gosho Aoyama Manga Factory, aku sebagai penggemar berat Detektif Conan langsung pukul palu dan berikrar : PERGI KE TOTTORI HUKUMNYA FARDU’AIN! Setelah malam sebelumnya nyari-nyari info soal transportasi ke Tottori, pagi itu aku dan Uul seperti biasa udah standby dan siap meluncur sejak pagi.Awalnya, rencana ke Tottori ini hampir gagal karena berbenturan dengan biaya transport yang mihiiiil. Pake kereta aja bisa makan biaya hampir 12,000 Yen (sekitar 1,3 juta rupiah). Aku sih gapapa karena punya JR PASS, jadi bisa gratis.
  • 26

    Mar

    Kyoto; Kota Cantik dengan Suasana Tradisional yang Kental

    (10-Mar-16) Setelah semalam diguyur hujan gerimis, pagi itu di Osaka, tepatnya kota Morinomiya dimana apartemen temanku berada sekaligus tempatku bernaung selama di Jepang, berhembus angin dingin dengan suhu hampir 7 derajat.Kalau saja pagi itu nggak inget rencana jelong-jelong ke Kyoto, pasti udah narik selimut dan guling-guling di atas kasur. Plan hari ini adalah menjelajah Kyoto dan sekitarnya. Tadinya, Kyoto disimpen di itine hari terakhir, tapi setelah dipikir-pikir tempat yang jauh-jauh mending disimpen di hari-hari awal aja, karena kalo di hari terakhir pergi ke tempat jauh, khawatir badan ngedrop kecapean dan bakalan gempor saat pulang nanti. Setelah mandi sambil menggigil (padahal udah pake aer panas), sholat subuh, dendong dan sarapan secukupnya, sekitar jam 7 pagi aku dan
- Next

Me?

Hanya seorang penghayal akut yang selalu menemukan kebahagiaan di dunianya sendiri. Sumber inspirasiku adalah Arashi, buku, dan my beloved mommy. Suka semua hal yang berbau Jepang, tapi tentunya tetap cinta negeri sendiri. Bermimpi bisa hadir di National Stadium Jepang bersama kelima National Idol yang dipuja-pujanya.

Follow Me

Search

Recent Post